Kuliner Kekinian Sekitar UGM: NGLATHAK Dan Sate Klathak Lokal Rasa Italia

Alhamdulillah beberapa hari ini diberi kesempatan untuk lebih banyak lapar. Meski sudah ada niatan untuk masak-masak di akhir pekan, namun ajakan untuk mencicipi Sate Klathak Mozzarella ini kok lebih menggiurkan. Baiklah, invitation accepted and then… cao!

Sate klathak terhitung kuliner khas kabupaten Bantul. Berbeda dari sate kecap yang diberi bermacam bumbu, sate klathak hanya dibumbui garam saja lalu ditusuk menggunakan tusukan besi. Kalau sate biasa pakai tusuk bambu ya? Ini beda. Dan yang lebih beda lagi dari ajakan kali ini adalah variasinya, curi dengar, satenya dibaluri mozzarella. Duh, sungguh keju adalah salah satu surga dunia. Tapi gimana nih rasa yang mBantul punya dicampur rasa Italia?

Letaknya cukup jauh dari rumah saya di ujung selatan Bantul, namun sangat terjangkau bagi kalangan mahasiswa, dosen, masyarakat kawasan UGM, UNY, USD, UIN, UAJY, dan beberapa kampus sekitar. Letak persisnya ada di sebelah utara Fakultas Teknik UNY dan Fakultas Peternakan UGM. Kalau dari arah utara, letaknya di sekitar selatan Masjid Nurul Ashri Deresan. Atau bisa cek di sini:

Awalnya mikir, jauh sekali ya. Tapi dari sudut pandang orang Jogja utara, Bantul sebagai sentra utama sate klathak juga sudah pasti terlihat jauh. Jadi, Nglathak ini bisalah jadi alternatif baru bagi pecinta sate klathak di kawasan Sleman tengah kota. Tidak hanya sate klathak, Nglathak juga menyediakan berbagai olahan kambing yang lain seperti tongseng dan sebagainya dengan kemasan yang lebih kekinian.

Sesampainya di Nglathak, saya sudah membayangkan warung yang bau kambing dimana-mana, meja kursi yang sudah agak lapuk, dan segelas teh nasgitel yang kemepyar. Ternyata itu hanya halusinasi semata hehe. Tempatnya bersih, meja kursi ditata sedemikian rupa seperti cafe kebanyakan. Tidak hanya sate klathak yang dikreasikan, namun juga minuman. Jadi bayangan teh nasgitel saya langsung menguap seketika setelah ada minuman warna biru yang dipesan teman saya.

SATE KLATHAK LOKAL, RASA ITALIA

Saya pesan Sate Klathak Mozzarella. Pikiran saya sudah penuh dengan sate klathak yang dibalut keju mozzarella yang melted abis. Minuman yang saya pesan sih standar, es jeruk.

Aku           : Mas, pesan es jeruk ya.

Si Mas-nya    : Es jeruknya panas atau dingin mbak?

Fix mas-nya laper, hahaha. Jadi sate klathak mozzarella itu memang benar-benar sate klathak yang dibakar hingga matang lalu dibalut keju mozzarella dan dibakar lagi hingga keju meleleh. Tak lupa disajikan bersama semangkuk kecil kuah klathak yang, sumpah saya nggak rela kalau kuahnya habis! Enak deh, nagih! Rempahnya itu kerasa banget tapi nggak too much! Memang sih untuk rasa sate cukup standar, cenderung gurih. Namun karena ada keju-nya, jadi berasa Italia alias ada rasa asam-asamnya. Mungkin mas owner bisa nyediain sambal keju cocol kali ya, jadi keju yang dicairkan di-mix susu putih biar gurih. Nggak Italian banget gitu, jadi asamnya bisa tersamarkan. Hehehe.

Sedikit ngobrol dengan owner Nglathak perihal “ruh” yang dibawa warung ini. Entah mengapa saya jadi merasa bangga setelah makan di warung Nglathak ini. Bukan karena kekiniannya ya, tapi warung ini adalah salah satu warung yang menolong petani lokal. Kambingnya berasal dari peternak kambing di Bantul. Mozzarella dan yoghurt merupakan produk dari UKM di jalan Wonosari. Kelor berasal dari Kediri dan beras diperoleh dari petani Tempel. Bukan membeli dengan harga tengkulak, melainkan owner membeli bahan tersebut dengan harga pasaran. Tidak ada yang impor, semuanya menggunakan produk lokal.

MINUMAN BUNGA TELANG, BUNGA ASEAN YANG TERKENAL DI INGGRIS DAN JEPANG

Bunga telang adalah salah satu flora daerah ASEAN yang justru dikenal pertama kali di Inggris dan Jepang. Khasiat bunga ini salah satunya adalah untuk kesehatan mata seperti mata merah atau minus. Warna bunga telang bermacam-macam, namun di Nglathak dikenalkan es bunga telang biru. Di pinggir gelas disediakan jeruk nipis. Jika jeruk nipis diperas di minuman tersebut, maka warna minuman tidak lagi biru melainkan berubah perlahan menjadi ungu. Hal tersebut dikarenakan terdapat beberapa senyawa dari bunga telang yang bereaksi terhadap senyawa dalam jeruk nipis. Seperti ini:

JUS MORINGA, DETOX FISIK DAN SPIRITUAL

Asing banget di mata, apa itu moringa. Ternyata kelor pemirsa! Asli ketawa deh, maklum ya, siapa gitu yang selo banget bikin makanan dan minuman berbahan daun kelor, pun ada yang bisa nelen olahan daun satu itu! Meski kelor itu sangat baik untuk fisik kita dan bahkan untuk spiritual (kan bisa buat mengusir jin ya, hehe), tapi saya terima kasih banyak kalau diminta mencoba. Yuk mari… Tak kasih fotonya aja.

MENU DAN HARGA OLAHAN MAKANAN MINUMAN DI NGLATHAK

Harga sate klathak di Nglathak benar-benar ekonomis. Sangat terjangkau bagi khalayak mahasiswa. Satu paket hemat seharga 13.500 rupiah sudah berisi 2 tusuk sate klathak, kuah gulai, nasi, dan es teh. Berikut menu lengkapnya:

Warung ini berkah banget deh. Selain hemat, juga gratis buat yang ngaji 2 juz perhari dan bagi yang mau buka puasa Senin-Kamis. Barakallahu lakum untuk mas owner dan istri. Ya, bagi mahasiswa yang kos, saya juga pernah merasakan puasa dan nyari makan ke masjid menjelang maghrib tiba! Hahaha.

Sekian dulu kulineran kali ini. Doakan saya tetap sehat dan langsing agar bisa jalan-jalan dan kulineran terus ya! Pokoknya maknyus!

Be Sociable, Share!

3 thoughts on “Kuliner Kekinian Sekitar UGM: NGLATHAK Dan Sate Klathak Lokal Rasa Italia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.